BEASISWA TAHFIDZ AL-QURAN

Tujuan Pendidikan Tinggi Kegamaan Islam adalah menghasilkan lulusan yang islami dalam mengintegrasikan keilmuan dengan nilai keislaman. Tantangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) makin nyata di tengah arus globalisasi, ilmu pengetahuan dan teknologi dan masalah-masalah gerakan trans nasional yang tumbuh berkembang di Indonesia. Dibutuhkan pemahaman Islam yang moderat, toleran dan damai yang digali dari Al-Qur’an, Hadits dan sumber-sumber keagamaan Islam lainnya. Profil lulusan PTKI yang tidak saja cerdas intelektualnya namun juga emosional dan moral sangat dibutuhkan. Dalam kontek menghasilkan lulusan yang Islami dan unggul dalam mengintegrasikan keilmuan dengan nilai keislaman tersebut, Institut Agama Islam Negeri Ambon melalui Bagian Kemahasiswaan dan Alumni berusaha menyelenggarakan berbagai kegiatan penunjang program dimaksud, diantaranya bantuan beasiswa bagi mahasiswa penghafal Al-Qur’an.

Al-Qur’an merupakan sumber ajaran Islam di samping hadits, ijma dan qiyash. Posisi Al Quran sangat mulia di atas segala sumber apapun. Oleh karenanya bagi orang yang mempelajari dan menghafalkannya dijamin oleh Allah SWT dengan berbagai keutamaan. Sudah banyak teks-teks keagamaan yang mendorong agar umat Islam menghafalkan Al-Qur’an dan memuliakannya. Di antara landasan teologis agar kita menghafalkan Al-Qur’an adalah “Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari); Orang yang menghafal Quran akan diangkat derajatnya sampai derajat kenabian “Barangsiapa yang membaca (hafal) Al Qur’an, maka sungguh dirinya telah menaiki derajat kenabian, hanya saja tidak diwahyukan kepadanya.” (HR. Hakim); Penghafal Al-Qur’an juga akan lebih mulia dari pada para syuhada: “Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Qur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari) dan para penghafal Al-Qur’an juga akan lebih utama menjadi imam daripada lainnya: “Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya.” (HR. Muslim)

Program ini merupakan langkah afirmasi Kementerian Agama RI terhadap mahasiswa yang sedang dan telah menghafal Al-Qur’an di Institut Agama Islam Negeri Ambon . Melalui program ini diharapkan para mahasiswa termotivasi dan terinspirasi untuk selalu istiqomah dalam menghafal dan menyelesaikan hafalannya sampai tuntas 30 juz.Dengan tersusunnya Petunjuk Teknis (Juknis) Beasiswa Prestasi Tahfidz Al – Quran bagi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Ambon diharapkan dapat berjalan dengan baik, terarah, efektif dan efisien sesuai dengan visi misi Institut dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

PROSEDUR PENGAJUAN BEASISWA

  • Mahasiswa melakukan pendaftaran Kepanitia penerimaan pendaftaran beasiswa Tahfidz Al-Qur’an ( LT-1 Student Center IAIN Ambon pada waktu yang Sudah Ditentukan )
  • Pemohon Beasiswa Prestasi Tahfidz AlQuran wajib melengkapi dokumen sebagai berikut : Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP/KK), Fotocopy Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), Fotocopy Transkip Nilai/Kartu Hasil Studi (KHS)terbaru, Fotocopy Slip pembayaran UKT terakhir.
  • Batas akhir pengumpulan dokumen Beasiswa Tahfidz Al-Qur’an akan ditentukan langsung oleh pantia penerimaan.

SANKSI

Penerima bantuan Beasiswa Prestasi Tahfidz Alquran yang tidak mengikuti ketentuan sebagaimanayang terdapat dalam juknis akan dikenakan sanksi berupa tidak diperkenankannya mengikuti program Beasiswa Prestasi Tahfidz Al-qur’an pada tahun berikutnya